Social Icons

Showing posts with label Artikel Islam. Show all posts
Showing posts with label Artikel Islam. Show all posts

Wednesday, 6 March 2013

THE WAY TO SUCCESS - SERIES

THE WAY TO SUCCESS
 DARI MANA ANDA MENGUKUR SUKSES ?
 By  Wangsit Supeno




The way to Success atau Jalan menuju Sukses adalah satu tulisan berseri yang sengaja aku angkat dengan berbagai tema, sebagai satu cara aku memberi motivasi pada diriku sendiri dan semoga bermanfaat bagi sahabat semua yang membacanya. Untuk seri yang pertama ini, tema yang diangkat berjudul "Dari mana anda mengukur sukses ?".

Kata sukses sering didengungkan, tetapi apakah anda tahu apa maksud dari kata sukses tersebut ? Dari mana Anda mengukur sukses seseorang? Ada yang mengatakan sukses itu identik dengan pekerjaan, anehnya mereka yang sudah bekerja mengatakan saya belum sukses karena belum memiliki jabatan. Kemudian ia bekerja keras dan akhirnya jabatanpun diperoleh tetapi lagi-lagi anehnya ia bilang saya belum sukses karena kehidupan ekonomi saya tidak seimbang dengan jabatan saya. Saya akan disebut sukses kalau saya sudah punya rumah besar dan mobil yang bisa saya kemudikan ke mana saja. Oke...oke ia kembali bekerja keras meningkatkan omset perusahaan dan akhirnya mobil mewah mentereng dapat dia peroleh dan rumah mewahpun diperoleh. Apakah ia merasa sukses...tidak..tidak ternyata ia masih menginginkan agar bisa memiliki villa yang besar agar bisa mengundang rekan-rekan kerjanya untuk menikmati villanya. begitu seterusnya ...kata sukses selalu menjadi momok dalam dirinya untuk diraih satu persatu yang ujung-ujungnya adalah "semua orang harus tahu bahwa saya orang sukses".  Standarnya adalah harta dan tahta, dan ujung-ujungnya adalah tidak terjadinya keseimbangan antara sukses di karir dan keluarga, sebab fokusnya adalah "sukses untuk dirinya bukan keluarganya". Semoga kita bukan termasuk orang yang seperti itu.

Mohon perhatikan inspirasi saya berikut ini :

Keterbatasan seseorang akan kebahagiaan
Ketika fokus pikirannya adalah harta dan tahta
Pikirannya selalu berputar keras
Seperti putaran dunia yang berputar 24 jam
Jiwanya didera tekanan tanpa ada kesempatan untuk istirahat
Jantungnya berdetak keras manakala negosiasi lebih ke arah nominal uang
Nafasnya memburu karena kecewa
Menyedihkan pribadi sang mercusuar
Kelihatan bagus dan indah dari kejauhan
Menyedihkan saat didekati
Hatinya hanya untuk bayangan
Perasaannya hanya untuk menggapai pujian
Berhentilah...
Sebab Tuhan tidak suka pada sikap yang berlebih
Biarlah Tuhan Maha Pengatur
Dan kita hanya bisa berupaya dan bersyukur
Sukses itu adanya dihati manakala 
Kehadiran kita semua orang yang ada bahagia
Karena kerendahan hati dan berbagi hati

Setiap sukses biasanya bermula dari impian, meskipun kadang pendorong seseorang berbuat sukses karena kekecewaan yang telah mengoyak hatinya. Contoh, ketika seorang pria sebut saja Sadarudin, didatangi seorang ibu dari keluarga miskin yang memohon bantuan untuk mengobati anaknya yang sedang sakit demam. Sadarudin tersentuh hatinya, dan memberinya uang untuk membeli obat yang harganya murah. Entah mengapa susana hatinya berbeda, ada rasa damai manakala ia memberikan bantuan walau apa adanya. 

Sadarudin terkejut manakala si ibu yang dibantunya itu beberapa hari kemudian mendatanginya kembali dan mengucapkan terimakasih karena atas bantuannya sang anak sembuh. Si ibu pun mengatakan, "pak saya belum punya uang untuk mengembalikan uang bapak, namun saya hanya bisa berdoa semoga bapak diberi hidup sejahtera dan diberi kesehatan bersama keluarga, Amin".  

Seperginya siibu, Sadarudin menangis, hatinya sangat pilu karena ia sadari waktunya selama ini telah disia-siakan untuk hal yang tidak berguna, lebih mementingkan kepuasan dirinya dibanding keluarganya. Tak pernah ia memberikan bantuan kecuali terpaksa, tetapi hari itu entah mengapa ia begitu ikhlas membantu, dan yang membuatnya menangis karena si ibu telah mendoakannya dalam kebaikan. 

Sadarudin merasa malu pada kelakuannya selama ini, ia berjanji dalam hati kecilnya bahwa ia akan merubah seluruh perillaku buruknya dan akan fokus pada kebahagiaan keluarga serta orang-orang yang memerlukan bantuannya. Sadarudin sadar bahwa tanpa kesuksesan dalam hidupnya ia tidak bisa berbuat banyak untuk orang yang membutuhkan dirinya. Ia tak peduli apakah orang memandangnya sebagai orang sukses atau tidak, karena yang penting ia bisa mensukseskan orang yang ada disekitarnya. Apakah ini juga bentuk dari sebuah kesuksesan ? menurut saya ya, meskipun ia belum melakukan tindakan untuk bergerak menuju kesuksesan dengan segala daya upayanya, tetapi ia telah sukses merombak pola pikirnya dari yang buruk menuju ke yang baik, karena tidak semua orang lho mampu memiliki kekuatan yang besar untuk merubah pola pikirnya dari yang tak berakhlak menjadi berakhak. 

Mau tahu sukses yang bisa menjadikan orang sukses dikenang sepanjang masa, yaitu sukses dalam membangun akhlak. Orang yang berakhlak seperti teko yang isinya minuman yang lezat, maka jika diminum terasa nikmat dan menyegarkan. Dan orang sukses yang berakhlak itu mau tahu cirinya ? ia akan membesarkan tekonya agar isinya banyak dan bisa dituangkan dalam cangkir yang jumlahnya banyak sehinggga banyak orang yang turut menikmati kesuksesannya.

Sebagai penutup diseri ini, mohon perhatikan inspirasi saya berikut ini :

Untuk menjadi sukses
Anda tidak dituntut menjadi seekor gajah
Anda cukup menjadi seekor lebah
Yang bisa terbang diantara bunga-bunga
Mengambil sari bunga tanpa melukai
Mengolah sari menjadi madu
Madu manis yang menyehatkan
Dibutuhkan banyak orang
Dikemas dengan baik
Ditempatkan dalam ruang yang sejuk
Pribadi seperti Lebah adalah 
Pribadi  sukses yang disukai Tuhan



Salam Embahnya Super Dahsyat ...



Monday, 4 March 2013

Dimana Letak Akal, Nafsu dan Ruh…?


Allah ?????? ? ????? sebelum menciptakan manusia, telah terlebih dahulu menciptakan AQAL dan NAFSU, tertera dalam kitab durratun nasihin karangan syeh ustman bin hasan as syakir, dalam hadist qudsi di sebutkan, Saat Allah ?????? ? ????? menciptakan Aqal, Allah ?????? ? ????? mengajukan pertanyaan pada Aqal, Yaa ayyuhal aqli, man anta wa man ana, Wahai Aqal, siapakah kamu dan siapakah Aku? ketika menerima pertanyaan, “Siapa kamu dan siapa Aku?” aqal menjawab “Ana A’bdun wa anta Rabbun.” saya hambaMu Dan Engkau Tuhanku..Di sisi lain, saat Allah ?????? ? ????? menciptakan Nafsu, dan di ajukan pertanyaan yang sama, nafsu menjawab, Ana ana wa anta anta, Aku ya aku, dan kamu ya kamu, lantas Allah ?????? ? ????? memasukkan ke neraka panas selama 1000 tahun, setelah itu nafsu di tanya lagi, namun tetap gak kapok juga dengan menjawab hal yang sama, lantas di masukkan ke neraka dingin selama 1000 tahun, setelah itu di tanya lagi, tetap juga sama jawabannya, lalu di masukkan ke neraka lapar selama 1000 tahun, lalu di angkat dan di tanya lagi, baru menjawab Ana abdun wa Anta Robbun.Aqal adalah makhluq suci dengan fithrah Illahi, Aqal itu ibarat kusir yang mengendalikan nafsu.
Di manakah letak Aqal dan nafsu....?
Aqal dan nafsu itu terletak di dalam QOLBU, qolbu dalam arti jasmani adalah Organ jantung manusia, di terangkan dalam hadist nabi riwayat muslim,
Ketahuilah, sesungguhnya dalam jasad terdapat segumpal daging, apabila dia baik maka jasad tersebut akan menjadi baik, dan sebaliknya apabila dia buruk maka jasad tersebut akan menjadi buruk, Ketahuilah segumpal daging tersebut adalah “Qolbu” “. ( Hadis Riwayat Bukhori ).
Qolbu dalam bahasa arab artinya jantung, menurut Imam Al-ghozali, perenungan itu dilakukan mulai dari qolbu yang berpusat di dada, bukan dilakukan melalui pemikiran (al-fikri) dalam otak kepala..
Firman Allah SWT :
 ???????? ????????? ??? ????????? ????????? ?????? ??????? ??????????? ????? ???? ?????? ??????????? ????? ? ?????????? ??? ??????? ???????????? ????????? ????????????????? ??????? ??? ??????????
afalam yasiiruu fii l-ardhi fatakuuna lahum quluubun ya’qiluuna bihaa aw aatsaanun yasma’uuna bihaa fa-innahaa laa ta’maa l-abshaaru walaakin ta’maa lquluubullatii fii shshuduur
[22:46] maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai qolbu, dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah qolbu yang di dalam dada.
QS. Al-hajj 22:46
Di jelaskan pada ayat di atas, bahwa qulub atau qolbun itu letaknya fis shuduur, di dalam dada, dan yang ada di dada itu adalah jantung (heart), bukan hati / liver, yang berada di bawah dada, di atas perut.
Dalam alqur’an di jelaskan.. Bahwa sesungguhnya ILMU itu letaknya di jantung qolbun fis shuduur, ilmu itu mencakup Aqal dan Nafsu.
Dalam jantung, ada syaraf-syaraf yang bersambung ke otak.
Otak ada dua bagian, yaitu otak kanan yang disebut EQ, tempat syaraf emosional, seperti marah, sedih, senang, takut, dll. DI sinilah yang menghubungkan dengan NAFSU yang berpusat di jantung.
Yang kedua yaitu otak kiri yang menghubungkan syaraf memory, kecerdasan, berfikir, daya ingat, rasional, yang disebut IQ pusat intelegensi, di sinilah PUSAT AQAL yang berhubungan dengan syaraf di jantung.
Jantung bukan sekedar pemompa energy yang berupa darah menuju ke otak, sebab jantung adalah pusat segala energy yang ada, detakan jantung itu tidaklah bekerja otomatis, tapi di kendalikan oleh Sang Maha Pengendali.
Saat manusia menforsir daya otak kiri-nya, maka jantung bereaksi, begitu juga jika perasaan cinta, benci, senang, sedih, di otak kanan bangkit, maka akan bereaksi pada jantung.
Imam ghozali berpendapat dengan dasar ayat alqur’an di atas, bahwa ILMU itu bukan di otak, tapi di dalam qolbu, penglihatan itu bukan pada mata, tapi di dalam qolbu, pendengaran itu bukan pada telinga, tapi di dalam qolbu, pembicaraan itu bukan pada mulut, tapi di jantung qolbu haqiqotun..
Otak, mata, telinga, mulut, itu hanyalah peralatan yang berupa RAGA, yang di kendalikan oleh AQAL dan NAFSU yang terletak dalam JANTUNG QOLBU.
Lalu apakah ruh itu??

??????????????? ???? ???????? ? ???? ???????? ???? ?????? ?????? ????? ????????? ????? ????????? ?????? ????????
wayas-aluunaka ‘ani rruuhi quli rruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina l’ilmi illaa qaliilaa [17:85]
Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.  QS. al-isra 85
Alqur’an sendiri telah menegaskan, bahwa Ruh itu adalah urusan-Nya, Kita tidak tahu melainkan sedikit, sedikit bagi Allah ?????? ? ????? akan pengetahuan manusia.
Ruh ibarat Energi, ruh dalam lafadz arab, berasal dari kata “riih” ???? yang maknanya angin.
Dalam ilmu pengetahuan eksak, gerakan angin itu terjadi karena reaksi energi elektromagnetic, yang terus bergerak, energi elektromagnetic ini dalam unsur atom di sebut elektron yang kita rasakan sebagai energi aliran listrik.
Dan ternyata, tiada satupun profesor di dunia yang dapat menjelaskan apakah listrik itu dengan paten, seperti halnya tiada seorang ulama’ yang dapat menjelaskan apakah ruh itu.
Yang kita tahu, hanyalah sebatas pengertian bahwa, ruh itu adalah energi yang dapat menghidupkan benda organik, sedangkan listrik itu adalah energi yang dapat menghidupkan benda anorganik.
Jadi, ruh itu bukanlah seperti di film atau gambar, yang berbentuk bayangan, atau asap, sungguh berlepas diri tentang hal itu.
Begitu juga listrik, bukan lah petir yang berapi, terang, seperti dalam gambar, itu hanyalah reaksi percikan api, yang panas, sedangkan listrik sendiri tidak berwarna, tidak terlihat, juga bukan kalor atau panas.
Kesimpulanya.
RAGA itu di kendalikan oleh AQAL dan NAFSU yang terletak dalam QOLBU yang dapat hidup karena ada RUH dengan KUASA ???? ?????? ? ?????
View the original article here

Keberanian Entrepreneur Ala Abdurrahman bin ‘Auf.

Adalah Abdurrahman bin Auf radhiallahu ‘anhu, salah seorang yang berangkat hijrah ke negeri Madinah dari Mekah tanpa berbekal apapun, beliau melangkah menuju Allah dan Rasul-Nya. Sesampainya para sahabat di Madinah, masing-masing mendapatkan seorang rekan dari penduduk Madinah yang dijalinkan persahabatan mereka oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Abdurrahman bin Auf mendapatkan rekan Sa’ad Bin Rabi Al Anshari radhiallahu ‘anhuma. Saking kuat persahabatan yang dijalinkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam antara mereka, Sa’ad bin Rabi’ serta merta berkata pada Abdurrahman. “Silahkan ambil separuh hartaku untukmu.” Namun, apa jawaban Abdurrahman? 




Beliau menolak dengan halus seraya berkata, “Terima Kasih", Semoga Allah memberkahi hartamu, tunjukkan saja padaku di mana letak pasar!”
Mulai sejak itu beliau berwirausaha sehingga menjadi salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang kaya raya. Sungguh menakjubkan sikap yang ditunjukkan Abrurrahman bin Auf ini, beliau lebih memilih untuk memulai usaha dari nol daripada menerima pemberian orang lain. Inilah sikap yang harus ditiru oleh para wirausahawan muslim, yaitu: sikap Berani untuk memulai usaha.

Beranjak dari hikmah yang dapat kita ambil dari sahabat ini, maka kami akan mengajak para wirausahawan muslim terutama para pemula, untuk membangkitkan keberanian dalam beberapa hal, di antaranya :

1. Berani Memulai

Sudah rahasia umum, bahwa seorang dilanda rasa takut untuk memulai suatu usaha karena yang terbayang di hadapannya adalah “bagaimana kalau gagal”.
Maka, untuk menepis perasaan ini, marilah kita buat perhitungan: Kalau kita mau mulai, ada dua kemungkinan yang menanti: mungkin berhasil atau mungkin gagal. Tapi, kalau kita tidak pernah memulai, cuma ada satu kepastian yang menghampiri, pasti gagal. Nah, sekarang silahkan pilih,


Berani mencoba = 50% gagal – 50% berhasil
Takut / tidak mau mencoba = 100% gagal?


Rasa takut bercampur khawatir yang diderita oleh setiap pemula usaha adalah suatu  yang wajar adanya. Karena mereka sekarang sedang memasuki “dunia lain”. Tapi bukan berarti ketakutan itu harus dipelihara menjadi semak belukar. Malah seharusnya dipangkas sehingga bisa memantapkan langkah untuk menapak.

Jangan khawatir wahai pebisnis muslim! Tanpa kita sadari, sebenarnya kita sudah memiliki modal “berani” yang kita bawa sejak lahir. Bukankah ketika kita masih berumur 9 bulan, kita sudah berani untuk mulai berdiri dan berjalan? Walau kita tahu akan jatuh bahkan sering mengalaminya. Apakah ketika itu kita menyerah karena sering gagal? Ternyata tidak, kita berani melawan karena kita yakin akan tiba di tujuan, walau jalannya banyak ditaburi ranjau kegagalan. Kini lihatlah buktinya! kita telah bisa berjalan dan berlari. Ini semua berawal dari keberanian kita untuk memulai sesuatu yang baru.

Berani yang kami maksudkan di sini adalah berani yang penuh perhitungan, memperhatiakan rambu-rambu dan peraturan. Bukan berani “nekat” atau membabi- buta, yang pada dasarnya adalah bergerak tanpa perhitungan.

Tawakkal bukan dilakukan karena takut memulai. Tapi sebaliknya, setelah kita berani melangkah dan memulai, baru kita tawakkal. Karena kita tahu manusia hanya berikhtiyar dan mencoba sekuat tenaganya, adapun yang menentukan rezeki hanyalah Allah Ta’ala.

2. Berani Bertahan atau Berani Bersaing

Setelah langkah pertama dimulai, kini dituntut keberanian lain, yaitu keberanian bertahan dalam persaingan bisnis. Persaingan dalam dagang atau dunia usaha adalah hal lumrah dan pasti adanya, karena kita bukan sedang berjualan di hutan. Akan ada yang berjualan atau memproduksi benda seperti punya kita, maka beranilah dalam menghadapi persingan ini. Anggaplah persaingan adalah pemicu adrenalin untuk menambah semangat kita dalam berusaha.

Bila Anda dulu pernah sekolah di SMP atau SMA, coba Anda bayangkan! Bila dalam kelas Anda tidak ada saingan, hanya Anda anak yang pintar. Pasti Anda akan puas dengan nilai 7 karena sudah menempati rangking pertama. Tapi, bila ada pesaing yang mampu meraih nilai 9, pasti Anda akan lebih giat belajar untuk memperoleh nilai 10 agar memperoleh peringkat pertama.

3. Berani Tampil Beda

Tampil beda kebutuhan paling urgen dalam menghadapi persaingan. Mungkin produk atau jasa yang kita jual adalah barang umum di pasaran. Oleh karena itu, jalan menggaet pelanggan adalah dengan berani tampil beda dalam berbagai hal, baik dalam iklan, pelayanan, tampilan, dan lain sebagainya.

Ini adalah beberapa contoh praktik “tampil beda” dari pelaku usaha yang mungkin pernah kita jumpai :
Anda pernah membaca slogan salah satu super market: “Anda dapat harga yang lebih murah dari kami, maka kami ganti selisihnya”. Saya yakin sekali, pasti ada salah satu barang yang dijual di tempat lain dengan harga lebih murah, tapi pernahkah ada yang datang untuk komplain? Jadi, apa fungsi slogan itu? Tak lain hanyalah untuk tampil beda guna memikat daya tarik konsumen.

Pernah tahu ada warung bakso namanya “ora pathe enak” (bahasa jawa), yang artinya: gak begitu enak. Kira-kira kalau Anda seorang penggemar bakso, apa Anda akan tertarik untuk mencobanya? Nah, berawal dari mencoba inilah yang akan mengalir ke ketagihan.

Pernah dengar ada rumah makan melayani para tamunya bukan dengan menghidangkan makanan, tapi dengan mempersilahkan mereka memasak sendiri, yang tentunya di bawah bimbingan chef yang profesional. Ternyata ide itu sangat menarik bagi orang yang hobi dunia kuliner.


Boleh-boleh saja untuk tampil beda, selama itu masih dalam koridor dibolehkan oleh syariat.


Sumber: PengusahaMuslim.com

(BAHAYA) Dengki Merusak Peluang Sukses


Rasulullah saw. bersabda, Hindarilah dengki karena dengki itu memakan (menghancurkan) kebaikan sebagaimana api memakan (menghancurkan) kayu bakar.  (Abu Daud). Dengki (hasad), kata Imam Al-Ghazali, adalah membenci kenikmatan yang diberikan Allah kepada orang lain dan ingin agar orang tersebut kehilangan kenikmatan itu. Lalu bagaimana dengki bisa merusak peluang sukses?

Banyak akibat buruk yang kita dapatkan dari dengki. Secara ruhiah, dengki akan memakan amal baik kita seperti dijelaskan hadits Rasulullah saw diatas. Jika kebaikan kita sudah terkikis habis, apakah kita masih berharap bahwa do’a kita akan terkabul...? 


Percuma kita kerja keras dan kerja cerdas jika Allah tidak mengijinkan kita sukses. 


Dari Jabir dan Abu Ayyub Al-Anshari, mereka mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda,

‘Tidak ada seorang pun yang menghinakan seorang muslim di satu tempat yang padanya ia dinodai harga dirinya dan dirusak kehormatannya melainkan Allah akan menghinakan orang (yang menghina) itu di tempat yang ia inginkan pertolongan-Nya. Dan tidak seorang pun yang membela seorang muslim di tempat yang padanya ia dinodai harga dirinya dan dirusak kehormatannya melainkan Allah akan membela orang (yang membela) itu di tempat yang ia menginginkan pembelaan-Nya.‘ 
(Ahmad, Abu Dawud, Ath-Thabrani)



Lalu bagaimana menghilangkan dengki?


  • Saat kita berdo’a meraih sukses atau kenikmatan, berdo’alah bukan hanya untuk diri sendiri. Tetapi untuk orang lain juga.
  • Saat ada orang lain, teman, bahkan saingan mendapatkan nikmat, maka bersyukurlah. Syukur jauh dari dengki, justru akan mendatangkan nikmat.

Dan yang terakhir, marilah kita berlindung kepada Allah dari sifat dengki ini. Mudah-mudahan, tidak ada sedikit pun rasa dengki dalam hati kita. Jika masih ada, mari kita hapus dengan istighfar dan syukur.


Sunday, 3 March 2013

10 Racun dalam diri kita yang tidak disadari


1


2

 3

 4

 5

 6

 7

 
8



Bisa Jadi Ini Alasan Rejeki Kita Sering Tersendat Gan


Sebuah kisah renungan yang sangat dalam menyentuh hati bagi siapa saja anda yang membacanya !! Artikel ini saya dapat dari sahabat blogger yang saya sendiri lupa namanya. dan kejadian ini sedikit agak lama dan kebetulan saya dapat dari Forum sebelah. Saya hanya meneruskan dan berbagi sesuatu untuk kita semua. dalam artikel ini kata-kata yang di sajikan cukup dalem bisa buat kita untuk sejenak merenung betapa besarnya jasa orang tua terhadap kita gan.

Silahkan simak baik-baik gan

Gan mungkin kita seringkali seret sama rezeki, bener kan? Kadang-kadang kita bingung sebenernya kenapa sih Yang Maha Kuasa tidak mengabulkan doa/keinginan kita, apa Tuhan mau nguji kita atau Tuhan udah enggak sayang sama kita ?


Eits gan, saya saranin jangan pernah ngomong gitu. Tuhan emang selalu memberikan yang terbaik buat kita-kita orang, "tapi kok udah banting tulang kerja seharian hidup tetep gini-gini aja (gerutu agan, hihihi)".

Sebenernya Tuhan bukan tidak mau mengabulkan doa atau mewujudkan keinginan kita, Justru kitalah yang enggak mau mematuhi hukum-hukum Dia yang disebut hukum LOA* ( Law of Attraction ). Ingatlah, doa itu terkait erat dengan LOA. Terbukti, orang Atheis sekalipun dapat mewujudkan impiannya, semata-mata karena ia mematuhi hukum-hukum LOA.

LOA = Hukum Tarik-Menarik (Law of Attraction) yang intinya kurang lebih seperti ini : apa yang anda pikirkan, itulah yang semesta berikan. Boleh juga dibilang, pikiran Anda-lah yang menarik segala sesuatu itu terjadi.


Saat kita berusia 1 tahun. orangtua memandikan dan merawat kita. Sebagai balasannya, kita malah menangis di tengah malam.
Saat kita berusia 2 tahun. orangtua mengajari kita berjalan. Sebagai balasan,  kita malah kabur ketika orangtua memanggil kita.
Saat kita berusia 3 tahun. orangtua memasakkan makanan kesukaan kita. Sebagai balasannya, kita malah menumpahkannya.
Saat kita berusia 4 tahun. orangtua memberi kita pensil berwarna. Sebagai balasannya, kita malah kita malah mencoret-coret dinding dengan pensil tersebut.
Saat kita berusia 5 tahun. orangtua membelikan kita baju yang bagus2. Sebagai balasannya, kita malah mengotorinya dengan bermain-main lumpur.
Saat kita berusia 10 tahun. orangtua membayar mahal2 uang sekolah dan uang les kita. Sebagai balasannya, kita malah malas2an bahkan bolos.
Saat kita berusia 11 tahun. orangtua mengantarkan kita ke mana2. Sebagaii balasannya, kita malah tidak mengucapkan salam ketika keluar rumah.
Saat kita berusia 14 tahun. orangtua pulang kerja dan ingin memeluk kita. Sebagai balasannya, kita malah menolak dan mengeluh, "Papa, Mama, aku sudah besar!"
Saat kita berusia 17 tahun. orangtua sedang menunggu telepon yg penting, sementara kita malah asyik menelepon teman2 kita yg tidak penting.
Saat kita berusia 18 tahun. orangtua menangis terharu ketika kita lulus SMA. Sebagai balasannya, kita malah berpesta semalaman dan baru pulang keesokan harinya..
Saat kita berusia 19 tahun. orangtua membayar biaya kuliah kita dan mengantar kita ke kampus pada hari pertama. Sebagai balasannya, kita meminta mereka berhenti jauh2 dari gerbang kampus.
Saat kita berusia 22 tahun. orangtua memeluk kita dengan haru ketika kita wisuda. Sebagai balasan, kita malah bertanya kepadanya, "Papa, Mama, mana hadiahnya? Katanya mau membelikan aku ini dan itu?"
Saat kita berusia 23 tahun, orangtua membelikan kita sebuah barang yg kita idam2kan. Sebagai balasan, kita malah mencela, "Duh!Kalau mau beli apa2 untuk aku, bilang2 dong pah!"
Saat kita berusia 27 tahun, orangtua membantu membiayai pernikahan kita. Sebagai balasan, kita malah pindah ke luar kota, meninggalkan mereka dan menghubungi mereka hanya dua kali setahun.
Saat kita berusia 30 tahun, orangtua memberi tahu bagaimana merawat bayi. Sebagai balasan, kita malah berkata,"Papa, Mama zaman sekarang sudah beda. Nggak perlu lagi cara2 kaya dulu."
Saat kita berusia 40 tahun, orangtua sakit2an dan membutuhkan perawatan. Sebagai balasan, kita malah beralasan,"Papa, Mama, aku sudah berkeluarga. Aku punya tanggung jawab terhadap keluargaku."
Dan entah kata2 apalagi yg pernah kita ucapkan kepada orangtua kita. Bukan mustahil, itu yg menyumbat rezeki dan kebahagiaan kita selama ini.


Saya sadar gan, selama ini mungkin saya banyak nentang orang tua. Saya merasa lebih have fun sama temen-temen saya daripada sama orang tua. Padahal orang tua lah yang sebenernya paling care sama kita, kebutuhan apa pun selalu mereka usahakan untuk kita. Tapi apa balesan saya, selama ini cuma nyusahin mereka aja gan. Tapi saya selalu berharap suatu saat saya mau berangkatin mereka ke tanah suci, atau setidaknya membalas jasa-jasa kebaikan beliau selama ini, dengan memanjakan serta menyenangkan beliau gan. Amin.

Mungkin ada benernya juga sih gan, kadang usaha saya juga tersendat-sendat. Setelah saya pikir-pikir, mungkin saya perlu pendekatan lebih kepada orang tua. Pepatah abadi juga mengatakan, "Surga ada di bawah telapak kaki ibu". So, semoga kita semua mau berubah ya gan untuk selalu berbakti pada orang tua kita, seburuk apa pun mereka, tetap mereka adalah yang membuat kita terlahir ke dunia ini dan mereka lah yang mengajari kita ketika kita tidak tahu apa2.

Andai kita dimakamkan hari ini !! ( RENUNGAN )

Andai kita dimakamkan hari ini..... Aku mati, Perlahan, tubuhku ditutup tanah. Perlahan, semua pergi meninggalkanku. Masih terdengar jelas langkah-langkah terakhir mereka, Aku sendirian, di tempat gelap yang tak pernah terbayang. Sendiri! menunggu pertanyaan malaikat.. belahan hati, belahan jiwa pun pergi. Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain. Aku bukan siapa-sapa lagi bagi mereka. Sanak keluarga menangis, sangat pedih, aku pun demikian, tak kalah sedih dan aku juga. Tetapi aku tetap sendiri, disini, menunggu perhitungan. Menyesal sudah tak mungkin. Tobat tak lagi dianggap, maaf pun tak bakal didengar, aku benar-benar menyendiri.   


Ya Allah jika Engkau beri aku satu lagi kesempatan, jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milikMU. Utk Aku perbaiki diriku , Aku ingin memohon maaf pada mereka, yang selama ini telah merasakan zalimku, yg selama ini sengsara karena aku, tersakiti karena lidahku. Akan kukembalikan jika ada harta kotor ini yg telah kukumpulkan, yang bahkan telah kumakan.

Yaa Allah Beri lagi aku beberapa hari milik-Mu, Untuk berbakti kepada ayah ibu tercinta. Teringat kata2 kasar keras yg menyakitkn hati mereka, Maafkan aku ayah ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu, Beri juga ya Allah aku waktu untuk berkumpul dgn keluargaku, menyenangkan saudara2ku.. Untuk sungguh2 beramal soleh. Aku sungguh ingin bersujud dihadap-Mu lebih lama lagi..

Begitu menyesal diri ini. Kesenangan yg pernah kuraih dulu, tak ada artinya sama sekali Mengapa kusia-siakan saja waktu hidup yg hanya sekali itu?? Andai aku bisa putar ulang waktu itu. Aku dimakamkan hari ini semua menjadi tak termaafkan semua menjadi terlambat aku harus sendiri.

Untuk waktu yg tak terbayangkan sampai Yaumul Hisab dikumpulkan di Padang Masyar... Ya Rabb sampaikan salamku untuk sahabatku yg selalu mengingatkan ku akan hari terakhirku didunia.... Sesungguhnya sahabat yg terbaik yaitu sahabat yg mengingatkan aku akan hari disaat aku dipanggil menghadap Mu.

5 ALASAN KENAPA KEBANYAKAN ORANG TIDAK AKAN PERNAH KAYA..??



Seorang bernama Mike Litman, pernah meneliti bagaimana cara menjadi kaya dengan melakukan wawancara kepada 20 milyuner yang kaya karena usaha sendiri (bukan karena warisan). Setelah Mike melakukan wawancara, beliau menemukan, ada beberapa rahasia yang membuat mereka kaya raya sementara orang lain sibuk berjuang. Ternyata sangat sederhana. Berikut adalah 5 alasan sederhana kenapa kebanyakan orang tidak akan pernah kaya :




ALASAN NO.1 – Menunggu untuk mulai

Kebanyakan orang tidak ingin menunggu untuk sukses. Namun, pada saat yang sama, mereka menunggu terlalu lama untuk memulai di jalan kesuksesan. Semakin lama anda menunggu untuk memulai, semakin lama anda akan mendapatkan hasil, kesuksesan dan gaya hidup yang anda inginkan. Banyak orang menunggu segala sesuatu menjadi sempurna terlebih dahulu sebelum mereka memulai. Oleh karena itu, mereka tidak pernah memulai dan tidak pernah mencapai sesuatu yang berarti. Maka, mulailah SEKARANG JUGA dan persiapkan dirimu untuk menggapainya!

ALASAN NO.2 – Buta huruf secara finansial

Hal penting dalam kekayaan adalah mengerti perbedaan dari aset dan hutang. Aset adalah mendatangkan uang ke kantong anda. Hutang mengeluarkan uang dari kantong anda. Banyak orang mengira bahwa rumah mereka, mobil mereka dan kepemilikan yang lain adalah aset. Tetapi, sebenarnya semua itu membuat uang keluar dari kantong anda, menyebabkan uang keluar untuk pembiayaan dan tidak membuat anda menghasilkan uang. Itu adalah merupakan beban (hutang). Semuanya itu mengambil uang anda keluar! Ketika anda mempunyai lebih banyak uang yang datang dari aset yang sesungguhnya daripada yang anda keluarkan untuk membayar beban, anda akan menjadi bebas secara finansial. Ada 1 cara untuk melakukannya. Yang membawa kita ke hal ketiga…

ALASAN NO.3 – Fokus pada aktif income daripada pasif income

Salah satu dari milyuner yang diwawancarai menyampaikan secara sederhana, “Jika anda tidak menghasilkan uang ketika anda tidur, maka anda tidak akan kaya”. Aktif income sangat penting, biasanya itu yang membuat kita aman secara finansial namun jika ingin ‘kaya’ maka kita juga harus punya pasif income. Pasif income adalah uang yang kita hasilkan dengan sedikit waktu dari kita maupun tanpa kita sama sekali, namun uang tetap mengalir. Setelah punya pasif income, tingkatkan menjadi massive pasif income!

ALASAN NO.4 – Tidak mengerti atau tidak menggunakan sistem untuk menghasilkan uang

Sebuah SYSTEM yang menghasilkan uang adalah sesuatu yang mengijinkan anda untuk mendapatkan uang tanpa usaha anda sendiri. Dengan kata lain, Itu adalah cara yang otomatis untuk menghasilkan uang. Semua Aset yang sejati adalah hanya sebuah “sistem” dengan sendirinya. Sekali anda menciptakan atau berinvestasi pada sebuah sistem yang sederhana untuk menghasilkan uang, maka tidak ada batasan pada seberapa banyak uang yang bisa anda hasilkan. Menjadi seorang ahli dan sistem uang dapat membawa kekayaan lebih dari yang anda impikan. Sediakan minimal 20% dari waktu kita untuk belajar mengenai ‘uang’.

ALASAN NO.5 – Tidak Cukup GIGIH atau SABAR

Untuk menyelesaikan sebuah pertandingan anda harus meninggalkan garis start dan mengikuti garis menuju ke batas Finish. Kebanyakan orang, menciptakan kegagalan mereka sendiri dengan apakah tidak pernah memulai atau tidak bertahan, atau keduanya. Anda HARUS tidak hanya memulai, namun juga bertahan terus. Hal ini kelihatannya jelas, tetapi adalah penyebab terbesar dari kegagalan.


Hanya dengan bergabung dalam sebagian kecil orang yang mau melakukan ke 5 hal diatas, maka anda akan mendapatkan kesempatan yang sangat besar untuk sukses dan kaya. Kalau anda tidak lakukan hal diatas, maka anda akan menjadi seperti kebanyakan orang yang tidak sukses. Putuskan sekarang juga untuk tidak melakukan hal-hal yang sudah terbukti salah tersebut dan mulai perjalanan menuju kesuksesan anda sekarang. Tetap bertahan dan lihat perbedaan yang dilakukannya. Miliki mindset untuk hidup sukses dan buang jauh-jauh mindset yang membuat anda menjadi orang yg kerdil penuh iri hati terhadap kesuksesan orang lain.

 

Sample text

Sample Text